Kistoday — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh aparat TNI di wilayah pedesaan. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang dilakukan Babinsa Desa Sanca, Serka Hasrul, bersama para petani di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 09.10 WIB di Blok Manangga RT 02 RW 01 Desa Sanca. Dalam kegiatan itu, Serka Hasrul yang merupakan anggota Koramil 1615/Haurgeulis berdialog langsung dengan anggota Kelompok Tani CIHOE terkait perkembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Komsos yang dilakukan Babinsa bertujuan untuk mempererat komunikasi antara aparat TNI dengan masyarakat, khususnya para petani. Melalui kegiatan tersebut, berbagai informasi terkait kondisi pertanian, masa panen, hingga persiapan musim tanam dapat dibahas bersama.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Hasrul juga didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sanca dari Dinas Pertanian, yaitu Bapak Pendi. Kehadiran PPL diharapkan dapat memberikan pendampingan teknis kepada para petani terkait pengelolaan pertanian yang lebih efektif.
Salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pelaksanaan panen raya musim tanam pertama (MT 1) yang saat ini sedang berlangsung di wilayah Desa Sanca. Dalam kesempatan itu, Babinsa menyampaikan bahwa hasil panen padi petani dapat diserap oleh Perum Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Harga tersebut diharapkan dapat memberikan keuntungan yang layak bagi para petani sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain itu, penyerapan hasil panen oleh Bulog juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasokan beras nasional.
Serka Hasrul juga mengajak para petani untuk tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka, terutama menjelang musim tanam kedua (MT 2). Ia menekankan pentingnya percepatan tanam setelah masa panen agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
Menurutnya, percepatan masa tanam sangat penting agar siklus produksi pertanian dapat berjalan dengan optimal. Dengan demikian, hasil panen yang diperoleh petani juga diharapkan dapat meningkat.
“Kami mengajak para petani agar segera mempersiapkan lahan untuk musim tanam kedua setelah panen selesai, sehingga proses tanam bisa dilakukan lebih cepat dan hasilnya nanti lebih maksimal,” ujar Serka Hasrul.
Ia juga menegaskan bahwa TNI melalui para Babinsa akan terus mendampingi para petani dalam berbagai kegiatan pertanian. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Selain membahas soal panen dan masa tanam, kegiatan Komsos juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendengar langsung berbagai kendala yang dihadapi para petani di lapangan, mulai dari masalah irigasi, pupuk, hingga perawatan tanaman.
Dengan adanya komunikasi yang baik antara petani, penyuluh pertanian, dan aparat kewilayahan, diharapkan berbagai permasalahan yang muncul dapat segera dicarikan solusi bersama.
Para petani yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik kegiatan Komsos yang dilakukan oleh Babinsa. Mereka merasa terbantu dengan adanya pendampingan dan perhatian terhadap sektor pertanian di desa mereka.
Menurut para petani, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat tidak hanya memberikan motivasi tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung program pertanian yang dicanangkan pemerintah.
Seluruh rangkaian kegiatan komunikasi sosial tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keakraban antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan para petani.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para petani di Desa Sanca semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung tercapainya program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Indramayu.







