Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional (Barantin) di Istana Negara. Pelantikan ini menandai babak baru dalam karir politik Karding, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) periode 2024-2025.
Karding bukanlah orang baru di pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2009-2024 mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VI. Di parlemen, Karding pernah menduduki posisi Ketua Komisi VIII DPR RI. Ia juga merupakan lulusan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (saat itu Fakultas Perikanan) UNDIP tahun 1997 dan lulus dari Program Magister Administrasi Publik UNDIP pada 2009.
Karir Politik yang Panjang
Karding telah memiliki jejak rekam panjang di legislatif dan eksekutif. Ia pernah menjabat sebagai Menteri P2MI sebelum digantikan oleh politikus Golkar, Mukhtarudin, pada 8 September 2025. Meskipun dicopot dari jabatannya, Karding berjanji akan tetap loyal kepada Presiden Prabowo dan pemerintahan Presiden Prabowo. Ia merasa bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan besar bangsa Indonesia.
Pelantikan Karding sebagai Kepala Barantina menandai babak baru dalam karir politiknya. Ia akan memiliki peran penting dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas karantina nasional. Dengan pengalaman dan pengetahuannya, Karding diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam bidang karantina dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia



