Kistoday — Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran TNI melalui kegiatan pendampingan pertanian kepada para petani di wilayah binaan. Salah satunya dilakukan Babinsa Desa Jatimulya, Koramil 1613/Terisi, yang turun langsung membantu petani dalam perawatan tanaman padi.
Babinsa Jatimulya, Serda Seoulistiyo Setiawan, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa penyemprotan nutrisi pada tanaman padi milik petani di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dan dilaksanakan di area persawahan Jembatan Talang, Blok Kombo II, Desa Jatimulya.
Pendampingan pertanian ini merupakan bagian dari upaya monitoring sekaligus dukungan kepada petani dalam musim tanam (MT) I tahun 2025/2026 agar hasil produksi pertanian dapat meningkat secara optimal.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Seoulistiyo Setiawan mendampingi proses penyemprotan nutrisi pada tanaman padi varietas Kebo yang ditanam oleh petani setempat.
Lahan pertanian yang dilakukan penyemprotan nutrisi tersebut merupakan milik Casmui, anggota Kelompok Tani (Poktan) Setia Tani VII yang berada di Desa Jatimulya.
Penyemprotan nutrisi pada tanaman padi merupakan salah satu langkah penting dalam perawatan tanaman agar pertumbuhan padi tetap optimal dan mampu menghasilkan panen yang maksimal.
Nutrisi tambahan yang diberikan pada tanaman padi berfungsi untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap berbagai gangguan, seperti serangan hama maupun perubahan kondisi cuaca.
Selain itu, pemberian nutrisi juga membantu mempercepat pertumbuhan tanaman serta meningkatkan kualitas hasil panen nantinya.
Dalam kesempatan tersebut, Serda Seoulistiyo Setiawan turut membantu sekaligus memantau langsung proses penyemprotan yang dilakukan petani di area persawahan.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI dalam membantu masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan.
Ia mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah para petani diharapkan dapat memberikan motivasi serta semangat bagi petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memantau kondisi tanaman padi di wilayah tersebut, sehingga apabila ditemukan kendala atau potensi gangguan terhadap tanaman dapat segera diantisipasi.
Petani yang tergabung dalam Poktan Setia Tani VII menyambut baik kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya perhatian serta dukungan dari aparat kewilayahan terhadap kegiatan pertanian.
Menurut para petani, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat desa.
Pendampingan pertanian oleh Babinsa sendiri merupakan bagian dari program TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.
Melalui kegiatan ini, TNI berperan aktif dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian serta memastikan para petani mendapatkan dukungan dalam mengelola lahan pertanian mereka.
Indramayu sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Jawa Barat, sehingga sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat setempat.
Oleh karena itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga produktivitas pertanian agar tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Selama kegiatan pendampingan penyemprotan nutrisi berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Kegiatan berjalan dengan lancar hingga selesai tanpa adanya kendala berarti.
Melalui kegiatan pendampingan seperti ini, diharapkan kerja sama antara aparat TNI dan para petani dapat terus terjalin dengan baik sehingga sektor pertanian di wilayah Kecamatan Terisi dapat terus berkembang dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.***







