News Flash
Terpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NETTerpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NET
cryptotechnews.netPortal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat
HomeBreaking NewsTeknologiIndramayuTNIHiburan

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
cryptotechnews.net

Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat.

Informasi

  • Privacy Policy

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECHNEWS.NET - Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Indramayu
Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng
Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng
Indramayu

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng

Redaksi cryptotechnews.net
•April 18, 2026 at 11:25 PM•0

Kistoday – Persoalan lingkungan kembali mencuat di Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Tumpukan eceng gondok yang memenuhi aliran sungai di wilayah tersebut menuai sorotan tajam dari masyarakat. Kondisi ini dinilai bukan sekadar persoalan alam, melainkan cerminan lemahnya respons dan kinerja pemerintah desa dalam menangani masalah yang sudah berlangsung cukup lama.

Pantauan di lapangan menunjukkan eceng gondok tumbuh liar dan menutupi hampir seluruh permukaan sungai. Aliran air menjadi tersendat, bahkan di beberapa titik terlihat stagnan. Situasi ini tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu persoalan yang lebih serius, mulai dari banjir hingga berkembangnya sarang penyakit.

Warga setempat mengaku kecewa karena hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah desa untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa kondisi ini sudah terjadi berbulan-bulan tanpa penanganan berarti.

“Seolah-olah dibiarkan saja. Padahal dampaknya sudah jelas, air jadi mampet dan lingkungan jadi kotor. Kami tidak melihat ada upaya serius dari pemerintah desa,” ujarnya. Sabtu 18 April 2026

Kekecewaan warga tidak berhenti pada persoalan teknis semata. Mereka juga menilai pemerintah desa kurang tanggap terhadap aspirasi masyarakat. Beberapa kali keluhan disampaikan, namun belum membuahkan hasil nyata. Kondisi ini memunculkan anggapan bahwa pemerintah desa tidak memiliki prioritas yang jelas dalam menangani persoalan lingkungan.

Eceng gondok yang dibiarkan menumpuk juga berdampak langsung pada aktivitas warga. Sungai yang sebelumnya dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan kini menjadi sulit diakses. Selain itu, genangan air yang tertutup tanaman liar berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, yang dapat meningkatkan risiko penyakit.

Warga menilai, jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terjadi banjir saat musim hujan tiba. Aliran air yang tersumbat akan meluap dan menggenangi permukiman. Ironisnya, potensi risiko tersebut sudah di depan mata, namun belum terlihat adanya langkah antisipatif dari pemerintah desa.

“Kalau nanti banjir, siapa yang akan bertanggung jawab? Jangan sampai pemerintah desa baru bergerak setelah ada dampak besar,” kata warga lainnya dengan nada kesal.

Sorotan terhadap pemerintah desa Jumbleng semakin menguat karena persoalan ini dinilai seharusnya bisa ditangani dengan langkah sederhana, seperti kerja bakti atau koordinasi dengan dinas terkait. Namun hingga saat ini, upaya tersebut belum terlihat secara nyata di lapangan.

Minimnya inisiatif ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai komitmen pemerintah desa dalam menjalankan tugasnya. Warga berharap adanya transparansi dan keseriusan dalam menyikapi persoalan yang menyangkut kepentingan bersama.

Sejumlah tokoh masyarakat juga mulai angkat bicara. Mereka menilai, pemerintah desa seharusnya lebih proaktif dan tidak menunggu situasi memburuk. Penanganan eceng gondok, menurut mereka, bukanlah pekerjaan yang mustahil jika ada kemauan dan koordinasi yang baik.

Di sisi lain, warga sebenarnya siap terlibat dalam upaya penanganan, asalkan ada arahan dan fasilitasi dari pemerintah desa. Semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat pedesaan dinilai bisa menjadi solusi efektif jika dikelola dengan baik.

Namun tanpa kepemimpinan yang tegas dan responsif, partisipasi masyarakat sulit untuk digerakkan secara maksimal. Hal inilah yang menjadi salah satu kritik utama warga terhadap pemerintah desa Jumbleng saat ini.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa peran pemerintah desa sangat krusial dalam menjaga lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ketika persoalan sederhana seperti penanganan eceng gondok tidak tertangani, kepercayaan publik pun ikut tergerus.

Warga Desa Jumbleng kini berharap adanya langkah nyata dan cepat dari pemerintah desa. Mereka menginginkan bukan sekadar janji, tetapi aksi langsung di lapangan untuk membersihkan sungai dan mengembalikan fungsi lingkungan sebagaimana mestinya.

Jika tidak segera ditangani, persoalan ini dikhawatirkan akan terus berlarut dan menimbulkan dampak yang lebih besar. Pemerintah desa pun dituntut untuk membuktikan komitmennya, bahwa mereka hadir bukan hanya sebagai pengelola administrasi, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang tanggap dan bertanggung jawab.***

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

BERITA TERKAIT

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban
Indramayu

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

CV Sinar Muncul Kandanghaur: Program Prabowo dan Peran Bulog Jadi Angin Segar bagi Petani
Indramayu

CV Sinar Muncul Kandanghaur: Program Prabowo dan Peran Bulog Jadi Angin Segar bagi Petani

BPD Minta Maaf atas Isu Pilwu Parean Girang, Tegaskan Tak Ada Penyimpangan Anggaran
Indramayu

BPD Minta Maaf atas Isu Pilwu Parean Girang, Tegaskan Tak Ada Penyimpangan Anggaran

Di Hari Raya Idulfitri, Plt Kadis PUPR Indramayu Sampaikan Pesan Persatuan
Indramayu

Di Hari Raya Idulfitri, Plt Kadis PUPR Indramayu Sampaikan Pesan Persatuan

Ramai Tuduhan Minta THR, Ketua LSM Harimau Indramayu Klarifikasi Kunjungan ke Desa Amis
Indramayu

Ramai Tuduhan Minta THR, Ketua LSM Harimau Indramayu Klarifikasi Kunjungan ke Desa Amis

Kasatpol PP Asep Afandi: Aduan Warga Jadi Dasar Penertiban Warem di Losarang
Indramayu

Kasatpol PP Asep Afandi: Aduan Warga Jadi Dasar Penertiban Warem di Losarang

Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban
Indramayu

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

18 Apr
Babinsa Turun Tangan! Harga Sembako di Haurgeulis Bergejolak, Ini Temuan Terbaru di Lapangan
TNI

Babinsa Turun Tangan! Harga Sembako di Haurgeulis Bergejolak, Ini Temuan Terbaru di Lapangan

18 Apr
Peltu Aan K Turun Tangan! Jalur Haji di Pasar Tukdana Disterilkan, Pedagang dan Parkir Ditertibkan
TNI

Peltu Aan K Turun Tangan! Jalur Haji di Pasar Tukdana Disterilkan, Pedagang dan Parkir Ditertibkan

17 Apr
Kapten Arm Suhendra Pimpin Sinergi Besar! Rakor Haurgeulis Bahas Masa Depan Wilayah dari Infrastruktur hingga Kamtibmas
TNI

Kapten Arm Suhendra Pimpin Sinergi Besar! Rakor Haurgeulis Bahas Masa Depan Wilayah dari Infrastruktur hingga Kamtibmas

17 Apr
Kopda Saep Hadiri Momen Bersejarah! Launching MBG di Loyang Jadi Harapan Baru Warga Cikedung
TNI

Kopda Saep Hadiri Momen Bersejarah! Launching MBG di Loyang Jadi Harapan Baru Warga Cikedung

17 Apr
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

Indramayu
02

Peltu Aan K Turun Tangan! Jalur Haji di Pasar Tukdana Disterilkan, Pedagang dan Parkir Ditertibkan

TNI
03

Babinsa Turun Tangan! Harga Sembako di Haurgeulis Bergejolak, Ini Temuan Terbaru di Lapangan

TNI
04

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng

Indramayu
05

CV Sinar Muncul Kandanghaur: Program Prabowo dan Peran Bulog Jadi Angin Segar bagi Petani

Indramayu
06

Kopda Saep Hadiri Momen Bersejarah! Launching MBG di Loyang Jadi Harapan Baru Warga Cikedung

TNI
07

Kapten Arm Suhendra Pimpin Sinergi Besar! Rakor Haurgeulis Bahas Masa Depan Wilayah dari Infrastruktur hingga Kamtibmas

TNI