Indramayu/kistoday– Suasana haru dan bahagia menyelimuti warga Desa Tugu, khususnya di Blok Liyep. Setelah bertahun-tahun menanti perbaikan, akhirnya jalan utama di wilayah tersebut kini dicor beton berkat inisiatif dan kepedulian bakal calon Kuwu Desa Tugu, Sutrisno.
Sudah lama warga Blok Liyep mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Lubang dan genangan air kerap menjadi pemandangan sehari-hari. Kini, setelah dilakukan pengecoran, masyarakat dapat bernapas lega dan menikmati akses jalan yang layak.
Salah satu warga Blok Liyep, Toto (56), mengaku terharu dengan langkah Sutrisno yang memperbaiki jalan tanpa pamrih. Ia menuturkan, selama bertahun-tahun mereka menunggu perhatian dari pemerintah desa, namun baru kali ini harapan tersebut terwujud.
“Kami bersama warga merasa bahagia dan terharu. Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak, baru sekarang diperbaiki. Alhamdulillah, ini semua berkat calon Kuwu Sutrisno,” ujar Toto dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Toto, kondisi jalan sebelumnya benar-benar memperihatinkan. “Dulunya jalan ini remuk, susah dilewati. Waktu Pak Kuwu Maman sempat diperbaiki sedikit, tapi setelah itu tidak lagi. Sekarang, Alhamdulillah, berkat Pak Sutrisno sudah dicor bagus,” tambahnya.
Warga Blok Liyep sempat mengajukan permohonan pembangunan jalan kepada Sutrisno sekitar dua minggu lalu. Tak disangka, permintaan itu langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu lama. Hal itu membuat masyarakat semakin simpatik terhadap sosok bakal calon Kuwu tersebut.
“Kami ajukan perbaikan jalan, dan Alhamdulillah dalam dua minggu langsung dikabulkan. Hebatnya lagi, Pak Sutrisno tidak meminta imbalan apapun,” ujar Toto.
Menanggapi hal itu, Sutrisno menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial, bukan untuk kepentingan politik semata. Ia menuturkan, sebagai warga desa, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat, terutama menjelang masa pemilihan kepala desa (Pilkades).
“Ini murni bentuk sosial, bukan karena politik. Saya hanya ingin membantu masyarakat. Jangan sampai ada kecemburuan antarblok hanya karena infrastruktur tidak merata,” kata Sutrisno.
Sutrisno mengungkapkan, terdapat dua titik di wilayah Blok Liyep yang kini tengah direhabilitasi dengan pengecoran beton. Meski menggunakan dana pribadi, ia menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan tanpa embel-embel kampanye terselubung.
“Saya pakai uang pribadi, tidak ada embel-embel apapun. Ini murni kepedulian. Kita hidup di negara demokrasi, biarlah masyarakat yang menilai sendiri siapa yang benar-benar peduli,” ujarnya tegas.
Ia menambahkan, pembangunan jalan ini menjadi langkah awal untuk memperbaiki fasilitas umum yang selama ini kurang diperhatikan. Sutrisno berharap, setelah perbaikan, masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat jalan tersebut agar tetap awet.
“Dulu kalau hujan, jalanan tergenang air dan kotor. Sekarang, Alhamdulillah, sudah tidak lagi. Setidaknya dengan jalan yang bagus, ekonomi warga bisa lebih lancar,” ungkapnya.
Warga pun mengaku sangat bersyukur atas perhatian Sutrisno. Mereka berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut, siapapun nanti yang terpilih menjadi Kuwu Desa Tugu. Pembangunan infrastruktur dianggap penting karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian warga.
Kini, jalan beton di Blok Liyep tidak hanya menjadi akses transportasi yang lebih baik, tetapi juga simbol kebersamaan antara warga dan pemimpinnya. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi nilai utama yang diusung dalam pembangunan tersebut.
Pembangunan jalan cor beton oleh bakal calon Kuwu Sutrisno menjadi bukti nyata bahwa perubahan di tingkat desa bisa dimulai dari hal sederhana, yakni kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Warga berharap langkah positif ini dapat menginspirasi calon pemimpin lainnya untuk turun langsung dan bekerja nyata demi kesejahteraan desa.***









