Kistoday -Anggota Koramil 1610/Krangkeng Kodim 0616/Indramayu melaksanakan kegiatan monitoring harga bahan pokok di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional.
Monitoring dilaksanakan oleh Serka Sudono yang turun langsung ke PD Pasar Singakerta yang berada di Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas bahan pokok yang dijual oleh para pedagang di pasar tersebut.
Kegiatan monitoring harga sembako ini merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan dalam memantau kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan harga bahan pokok yang sering menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, beberapa komoditas bahan pokok mengalami kenaikan harga, sementara sebagian lainnya masih berada pada harga yang stabil bahkan ada yang mengalami penurunan.
Untuk komoditas beras, harga saat ini tercatat sekitar Rp12.000 per kilogram dan mengalami sedikit penurunan dibandingkan sebelumnya. Sementara minyak goreng masih berada di kisaran Rp17.000 per kilogram dan terpantau stabil.
Harga telur ayam tercatat berada di angka Rp29.000 per kilogram dan mengalami kenaikan. Begitu juga dengan harga daging ayam yang saat ini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram yang juga mengalami kenaikan.
Sementara itu, harga daging sapi di pasar tersebut tercatat sekitar Rp130.000 per kilogram dan mengalami kenaikan dibandingkan harga sebelumnya.
Untuk komoditas gula pasir, harga yang terpantau berada di kisaran Rp16.000 per kilogram dan mengalami kenaikan. Begitu juga dengan bawang merah yang saat ini dijual sekitar Rp48.000 per kilogram.
Harga bawang putih juga mengalami kenaikan dengan kisaran harga sekitar Rp42.000 per kilogram. Selain itu, harga kacang kedelai tercatat sekitar Rp19.000 per kilogram dan juga mengalami kenaikan.
Komoditas lain seperti jagung juga mengalami kenaikan harga dengan kisaran sekitar Rp11.000 per kilogram.
Serka Sudono mengatakan kegiatan monitoring ini dilakukan untuk mengetahui kondisi harga sembako di pasar tradisional serta memastikan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat tetap terjaga.
Selain memantau harga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara Babinsa dengan para pedagang serta masyarakat yang berada di pasar. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat diperoleh informasi secara langsung terkait kondisi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
Babinsa juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, aktivitas jual beli di PD Pasar Singakerta berjalan normal. Para pedagang dan pembeli tetap melakukan aktivitas seperti biasa tanpa adanya kendala berarti.
Kegiatan monitoring harga sembako tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Hasil dari kegiatan tersebut selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan informasi terkait perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Krangkeng.






