Kistoday— Upaya menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu Pergantian Antar Waktu (PAW) terus dilakukan aparat pemerintah bersama unsur TNI dan Polri. Salah satunya melalui kegiatan deklarasi damai yang digelar di Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan deklarasi damai pemilihan calon Kuwu PAW tersebut berlangsung di Kantor Balai Desa Ujunggebang mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Acara ini dihadiri unsur Muspika Kecamatan Sukra, perangkat desa, panitia pemilihan, para calon kuwu, serta masyarakat setempat.
Babinsa Desa Ujunggebang turut hadir melakukan pendampingan dan pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat TNI bersama kepolisian menjadi bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan selama tahapan demokrasi di tingkat desa berlangsung.
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Sukra, Sudarno, S.Pd., M.M., yang hadir mewakili Camat Sukra, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat meskipun terdapat perbedaan pilihan dalam proses pemilihan kuwu PAW.
Menurutnya, deklarasi damai bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan komitmen moral seluruh pihak agar pelaksanaan pemilihan berjalan demokratis, jujur, serta tetap menjaga kerukunan warga desa.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa demokrasi di tingkat desa harus dilaksanakan dengan penuh kedewasaan. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj) Kuwu Desa Ujunggebang Wawan Supriyadi, S.H., didampingi Sekretaris Desa. Selain itu, unsur TNI diwakili Peltu Heryanto yang hadir mewakili Danramil 1614/Anjatan, sementara dari jajaran kepolisian hadir Bripka Ugi bersama dua anggota Polsek Sukra mewakili Kapolsek Sukra.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ujunggebang, Rokim, beserta anggota BPD juga mengikuti kegiatan tersebut bersama Ketua Panitia Pemilihan Kuwu PAW Ari Santoso dan jajaran sekretariat panitia. Para calon kuwu PAW Desa Ujunggebang turut hadir sebagai pihak utama dalam pelaksanaan deklarasi damai tersebut.
Jumlah tamu undangan yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 50 orang, terdiri dari tokoh masyarakat, perangkat desa, serta unsur terkait lainnya.
Acara berlangsung dengan susunan kegiatan yang diawali pembukaan, dilanjutkan sambutan dari unsur pemerintah kecamatan dan desa, kemudian pembacaan deklarasi damai oleh para calon kuwu, serta penandatanganan naskah deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.
Dalam deklarasi tersebut, para calon kuwu sepakat untuk siap menang dan siap kalah, tidak melakukan provokasi maupun tindakan yang dapat memecah belah masyarakat, serta mendukung terciptanya pemilihan yang damai dan demokratis.
Babinsa Desa Ujunggebang menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, khususnya dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan wilayah serta memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan masyarakat merasa nyaman. Stabilitas wilayah merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar, terutama menjelang tahapan pemilihan berlangsung.
Deklarasi damai ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang sejuk di tengah masyarakat Desa Ujunggebang, sehingga proses pemilihan Kuwu PAW dapat berlangsung tanpa konflik maupun gesekan sosial.
Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.
Dengan terselenggaranya deklarasi damai ini, pemerintah kecamatan bersama unsur TNI-Polri berharap pelaksanaan Pemilihan Kuwu PAW Desa Ujunggebang dapat menjadi contoh pelaksanaan demokrasi desa yang matang, bermartabat, serta tetap mengedepankan persatuan dan kebersamaan masyarakat.






