Kistoday – Forum Jurnalis Losarang (FJL) menyayangkan sikap Camat Losarang, Kabupaten Indramayu, Encep Ria Setiadi, SE. MSi., yang dinilai lamban dalam menyikapi dinamika informasi dan adanya aduan dari publik.
Menurut Ketua FJL, kelambanan langkah Camat Encep ini dinilai dari cara saat Camat Losarang merespons segala informasi yang disampaikan oleh awak media, terkesan slow respon bahkan membisu.
“Ketika kita beri informasi yang sedang terjadi ditengah masyarakat, Camat Encep jarang memberikan respons, kadang terkesan diam tidak menjawab,” kata Apip Nopianto Ketua FJL sekaligus wartawan dari Media HU Kabar Cirebon, Minggu (4/1/2026).
“Beda Camat beda sikap, saya ngerti. Tapi kalau dia orang yang komunikatif, harusnya Camat Encep bisa memberi ruang komunikasi pada kita media untuk berinteraksi. Kita media akui butuh komunikasi informasi, tapi kalau pejabatnya slow respons, apalagi diam, ini menurut saya akan dapat menyusahkan informasi yang harus didapat oleh publik” tambahnya
Kemudian disampaikan juga oleh Apip, ke engganan Camat Losarang dalam memberi jawaban konfirmasi dan tanggapan kepada media yang tergabung dalam FJL diduga mungkin karena gengsi dan ego sektoral.
“Saya duga sih karena gengsi. Sayang kalau pejabat publik punya ego seperti ini. Ini akan dapat merugikan publik dalam mendapatkan informasi” ujarnya
“Harapan saya yang sesama bekerja di dalam wilayah Kecamatan Losarang, kami FJL bisa setara diberi ruang interaksi dan komunikasi. Kami sampaikan, kami siap bersinergi membangun wilayah Losarang” ungkap anggota PWI Kabupaten Indramayu ini.
Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik menjadi benteng bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi serta pengetahuan. Dan UU Kebebasan Pers menjadi pelopor perjuangan publik dalam mendapatkan informasi itu.
FJL menilai, media sebagai pilar ke empat dari demokrasi memiliki banyak harapan pada sebuah kemitraan yang demokratis. Kami media berharap dapat dihargai dalam posisi yang setara, saling bersinergi saat bergotong-royong, saling memajukan pembangunan daerah dan saling mendukung penyebarluasan informasi serta pengetahuan untuk publik. ***









