News Flash
Terpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NETTerpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NET
cryptotechnews.netPortal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat
HomeBreaking NewsTeknologiIndramayuTNIHiburan

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
cryptotechnews.net

Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat.

Informasi

  • Privacy Policy

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECHNEWS.NET - Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Breaking News
Keterlibatan Warga Ghana dalam Perang Rusia-Ukraina: Ancaman Baru bagi Afrika
Keterlibatan Warga Ghana dalam Perang Rusia-Ukraina: Ancaman Baru bagi Afrika
Breaking News

Keterlibatan Warga Ghana dalam Perang Rusia-Ukraina: Ancaman Baru bagi Afrika

Redaksi cryptotechnews.net
•March 5, 2026 at 3:03 AM•0

Perang antara Rusia dan Ukraina telah memasuki tahap baru yang mengkhawatirkan, terutama bagi negara-negara Afrika. Menurut Menteri Luar Negeri Ghana, Samuel Okudzeto Ablakwa, setidaknya 55 warga Ghana telah tewas dalam perang tersebut setelah terjebak dalam rekrutmen ilegal oleh Rusia. Ini merupakan fenomena yang baru dan mengkhawatirkan, karena banyak warga Afrika yang terjebak dalam perang ini dengan janji pekerjaan yang menggiurkan.

Okudzeto Ablakwa mengungkapkan bahwa 272 warga Ghana diduga telah terlibat dalam perang sejak 2022, dan dari jumlah tersebut, 55 orang telah tewas dan 2 orang ditangkap sebagai tawanan perang. Ini merupakan angka yang sangat tinggi dan mengkhawatirkan, terutama karena banyak warga Afrika yang tidak menyadari risiko yang mereka hadapi ketika bergabung dengan pasukan Rusia.

Tindakan Pemerintah Ghana

Pemerintah Ghana telah mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Menteri Okudzeto Ablakwa mengatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang rekrutmen ilegal dan bekerja untuk "menghancurkan skema rekrutmen ilegal yang beroperasi di yurisdiksi kita". Ini merupakan langkah yang sangat penting, karena banyak warga Afrika yang masih tidak menyadari risiko yang mereka hadapi ketika bergabung dengan pasukan Rusia.

Perang antara Rusia dan Ukraina telah memasuki tahap baru yang mengkhawatirkan, terutama bagi negara-negara Afrika. Dengan banyak warga Afrika yang terjebak dalam perang ini, pemerintah Afrika harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan melindungi warga mereka dari rekrutmen ilegal. Ini merupakan tantangan besar, tetapi juga merupakan kesempatan bagi pemerintah Afrika untuk menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga mereka.

Sumber: World news | The Guardian

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Koramil Terisi Turun Tangan! Dialog Panas Warga Cikedunglor Soal Pasar Berujung Komitmen Penataan
TNI

Koramil Terisi Turun Tangan! Dialog Panas Warga Cikedunglor Soal Pasar Berujung Komitmen Penataan

21 Apr
Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

21 Apr
Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

21 Apr
Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial
Breaking News

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

21 Apr
Babinsa Peltu Heryanto Bergerak Cepat! Komsos di Ujunggebang Bongkar Isu Pertanian, Keamanan hingga Cuaca Ekstrem
TNI

Babinsa Peltu Heryanto Bergerak Cepat! Komsos di Ujunggebang Bongkar Isu Pertanian, Keamanan hingga Cuaca Ekstrem

21 Apr
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

Babinsa Turun ke Sawah di Sliyeg, Dampingi Petani Semprot Padi Demi Dongkrak Produksi

TNI
02

Peltu Aan K Turun Tangan! Jalur Haji di Pasar Tukdana Disterilkan, Pedagang dan Parkir Ditertibkan

TNI
03

Kemunculan Kekhawatiran di Kalangan Gen Z Madagascar Terhadap Rezim Baru

Breaking News
04

Babinsa Turun Tangan! Harga Sembako di Haurgeulis Bergejolak, Ini Temuan Terbaru di Lapangan

TNI
05

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng

Indramayu
06

Cek Padi Kebo di Terisi, Babinsa Turun Langsung Pastikan Kualitas Tanaman Petani

TNI
07

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

Indramayu

BERITA TERKAIT

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

Pembunuhan ibu tiri oleh seorang pria di Banten karena ponsel, menimbulkan pertanyaan tentang dampak narkotika dan psikotropika.

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

KPK temukan 446 kasus korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa dari total 1.782 kasus korupsi yang sedang ditangani.

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial
Breaking News

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

Ade Armando dan Permadi Arya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan provokasi.

Kontroversi di Balik Kata-Kata Timothée Chalamet tentang Balet
Breaking News

Kontroversi di Balik Kata-Kata Timothée Chalamet tentang Balet

Charlize Theron bergabung dengan banyak orang yang kecewa atas komentar Timothée Chalamet tentang balet dan opera.

Hukuman Lima Tahun Penjara untuk Politisi Afrika Selatan Julius Malema
Breaking News

Hukuman Lima Tahun Penjara untuk Politisi Afrika Selatan Julius Malema

Julius Malema, pemimpin partai Economic Freedom Fighters, dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena menembakkan senapan di udara.

South African politician Julius Malema given five-year jail term for gun offence
Breaking News

South African politician Julius Malema given five-year jail term for gun offence

South African politician Julius Malema given five-year jail term for gun offence