Kistoday – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali tercermin dalam kegiatan karya bakti yang dilaksanakan anggota Koramil 1614/Anjatan bersama pemerintah desa dan masyarakat Desa Lempuyang, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan fokus pembongkaran bangunan Sekretariat KUD yang sudah tidak layak huni.

Kegiatan karya bakti tersebut dipimpin langsung oleh Serma Ahmad Mu’minin bersama dua anggota Koramil 1614/Anjatan. Mereka bahu-membahu dengan Kuwu Desa Lempuyang, Taryo, beserta para pamong desa dan masyarakat setempat. Sinergi lintas elemen ini menjadi gambaran nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga motor penggerak pembangunan sosial di wilayah binaan.

Bangunan Sekretariat KUD yang dibongkar diketahui sudah lama tidak difungsikan dan kondisinya dinilai membahayakan lingkungan sekitar. Atas dasar kepedulian bersama, pembongkaran dilakukan sebagai langkah awal penataan desa serta menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan bermanfaat bagi warga.

Serma Ahmad Mu’minin di sela kegiatan menyampaikan bahwa karya bakti merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial TNI AD, khususnya Koramil, dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat. “Kegiatan ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap kondisi wilayah dan masyarakat binaan. Dengan gotong royong, pekerjaan berat bisa diselesaikan bersama,” ujarnya.

Kuwu Lempuyang, Taryo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Koramil 1614/Anjatan atas keterlibatan langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran anggota TNI memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk ikut berpartisipasi aktif. “Kami merasa terbantu dan bangga. Ini bukti bahwa TNI selalu hadir dan peduli terhadap desa,” ungkapnya.

Sejak pagi hari, suasana kebersamaan tampak jelas di lokasi kegiatan. Anggota TNI, pamong desa, dan masyarakat bekerja tanpa sekat, saling membantu membongkar bagian-bagian bangunan dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Karya bakti ini tidak hanya berdampak pada aspek fisik berupa pembongkaran bangunan tak layak, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial seperti kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap lingkungan desa. Hal ini sejalan dengan tugas TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah dan memperkokoh ketahanan nasional dari tingkat desa.

Melalui kegiatan semacam ini, Koramil 1614/Anjatan terus menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerintah daerah serta menjadi mitra strategis masyarakat. Kemanunggalan TNI dan rakyat yang terbangun di Desa Lempuyang diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Indramayu.

Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, TNI bersama masyarakat membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh elemen bangsa.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *