Kistoday – Proses demokrasi di tingkat desa terus bergulir. Malam hari Senin (1/12/2025), sebanyak 87 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Langgengsari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, resmi dilantik dalam sebuah acara sederhana namun khidmat di aula Balai Desa Langgengsari.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut menjadi penanda kesiapan Desa Langgengsari menghadapi agenda pemilihan kepala desa (pilwu) serentak yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian tahapan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan pemilu dan pemilihan kepala daerah.
Hadir mewakili berbagai elemen masyarakat desa, antara lain Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang diwakili Ibu Windri, S.Pd., serta Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpil) setempat, Bapak Tarso. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh lembaga desa terhadap kelancaran proses demokrasi di tingkat terkecil.
Turut serta mengawal jalannya acara, Babinsa Koramil 0616/Lelea, Kopral Satu (Koptu) Warmin, yang sejak awal memberikan pendampingan kepada panitia. Kehadiran unsur TNI dari Koramil setempat menjadi bukti nyata sinergitas antara aparat kewilayahan dengan penyelenggara pemilihan dalam menjaga kondusivitas.
Dalam sambutannya, Ketua Panpil Bapak Tarso menyampaikan bahwa ke-87 anggota KPPS yang dilantik malam itu telah melalui proses seleksi yang ketat dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. “Mereka adalah putra-putri terbaik desa yang siap mengemban amanah menjaga suara rakyat,” ujarnya.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah janji yang dipandu langsung oleh ketua panitia, disaksikan seluruh tamu undangan dan perangkat desa. Suasana haru dan khidmat terpancar dari raut wajah para anggota KPPS yang mengenakan seragam serasi berwarna putih-biru.
Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, tertib, dan aman tanpa ada gangguan sedikit pun. Hal ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Babinsa Koptu Warmin yang menilai antusiasme warga Langgengsari dalam menyukseskan pilwu patut dijadikan contoh.
Pelantikan ini juga menjadi sinyal bahwa persiapan teknis pemungutan suara di Desa Langgengsari sudah memasuki tahap akhir. Para anggota KPPS dijadwalkan segera mengikuti bimbingan teknis lanjutan agar benar-benar siap bertugas pada hari-H.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sederhana. Warga yang hadir menyampaikan harapan agar pilwu nanti dapat berjalan jujur, adil, dan damai sehingga menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Desa Langgengsari semakin maju.
Langkah kecil di sebuah desa di pesisir utara Jawa Barat ini menjadi bagian dari mozaik besar demokrasi Indonesia yang terus berdenyut, menegaskan bahwa partisipasi rakyat tetap menjadi fondasi utama penyelenggaraan negara.









