Kistoday – Koramil 1612/Lelea menyampaikan laporan perkembangan Luas Tambah Tanam (LTT) padi dalam rangka program swasembada pangan per tanggal 27 November 2025 di wilayah Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Laporan tersebut menjadi bagian dari pemantauan rutin untuk melihat realisasi tanam padi di awal musim tanam.
Berdasarkan laporan yang diterima, hingga hari ini sebagian besar desa di Kecamatan Lelea belum melaksanakan kegiatan tanam. Desa Tunggulpayung, Tugu, Nunuk, Talagasari, Langgengsari, Tempel, Pangauban, Tamansari, Lelea, hingga Cempeh masih tercatat nihil tanam atau 0 persen dari target yang ada.
Untuk lahan padi existing atau reguler seluas 4.698 hektare, capaian tanam pada hari pelaporan masih nihil dan realisasi tanam sampai saat ini tercatat 0 persen. Sementara itu, untuk lahan sawah oplah juga belum terdapat aktivitas tanam dengan capaian dan realisasi yang masih nol hektare.
Adapun perkembangan positif tercatat pada lahan sawah tadah hujan seluas 300 hektare. Pada hari Kamis tersebut, tercatat capaian tanam seluas 2 hektare, sehingga total realisasi tanam hingga saat ini mencapai 5 hektare atau sekitar 0,5 persen dari luas lahan yang tersedia.
Danramil 1612/Lelea menyampaikan bahwa laporan ini menjadi perhatian bersama guna mendorong percepatan tanam padi di wilayah binaan. Koramil akan terus berkoordinasi dengan petani, pemerintah desa, dan instansi terkait agar target swasembada pangan dapat tercapai sesuai dengan yang telah direncanakan.









