Kistoday – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar rapat monitoring dan evaluasi penyediaan lahan pembangunan fisik Gerai KDKMP di wilayah Kecamatan Sliyeg, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam, pemerintah desa, serta perwakilan instansi terkait sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran program pembangunan daerah.

Rapat monitoring dan evaluasi tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di wilayah Kecamatan Sliyeg. Danramil 1607/Sliyeg, Letda Cke Anton Susilo, S.Kom., hadir langsung bersama anggota Koramil 1607/Sliyeg untuk mengikuti jalannya kegiatan dan memberikan dukungan terhadap program pembangunan fisik Gerai KDKMP.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Indramayu yang dipimpin Bapak Baenuri beserta anggota, Camat Sliyeg Opic Hidayat, S.Sos., Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana, S.H., para kuwu se-Kecamatan Sliyeg, serta para ketua Koperasi Merah Putih se-Kecamatan Sliyeg. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan pembangunan Gerai KDKMP di wilayah Kecamatan Sliyeg.

Danramil 1607/Sliyeg Letda Cke Anton Susilo menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam rapat monitoring dan evaluasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam program pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami dari Koramil siap mendukung dan mengawal setiap program pembangunan di wilayah, termasuk pembangunan fisik Gerai KDKMP. Sinergi yang baik antarinstansi sangat penting agar program ini berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Letda Cke Anton Susilo.

Rangkaian kegiatan rapat diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, para pejabat yang hadir menyampaikan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan paparan terkait rencana penyediaan lahan dan tahapan pembangunan fisik Gerai KDKMP di Kecamatan Sliyeg. Kegiatan rapat kemudian diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab sebelum ditutup secara resmi.

Dalam sesi diskusi, sejumlah masukan dan harapan disampaikan oleh para kuwu yang hadir. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah harapan agar masyarakat dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan Gerai KDKMP, sehingga keberadaan gerai tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

Selain itu, para kuwu juga menyoroti pentingnya perlindungan hukum apabila terdapat aset program pemerintah desa yang digunakan dalam pembangunan KDKMP. Mereka berharap ada kejelasan regulasi agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

Masukan lainnya adalah perlunya keterlibatan hak dan peran kuwu secara jelas dalam pembangunan Gerai KDKMP, mengingat ke depan perawatan atau maintenance bangunan akan menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Para kuwu juga meminta agar apabila terdapat kendala dalam persyaratan administrasi perizinan, dapat dibantu dan dikoordinasikan secara berjenjang dari tingkat atas hingga ke staf di bawah.

Camat Sliyeg, Opic Hidayat, S.Sos., menyampaikan bahwa seluruh masukan dan aspirasi yang disampaikan dalam rapat akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah kabupaten. Ia menegaskan pentingnya komunikasi dan kerja sama antar pihak agar pembangunan Gerai KDKMP dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sementara itu, perwakilan BPMD Kabupaten Indramayu menyatakan bahwa rapat monitoring dan evaluasi ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan lahan serta kesesuaian pembangunan dengan aturan yang berlaku. Pemerintah kabupaten berkomitmen untuk mengakomodasi masukan dari pemerintah desa demi keberhasilan program.

Rapat monitoring dan evaluasi pembangunan fisik Gerai KDKMP di Kecamatan Sliyeg berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau berjalan dengan baik, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pembangunan Gerai KDKMP di Kecamatan Sliyeg dapat terlaksana secara optimal, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta pemerintah desa menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *