Kistoday – Babinsa Desa Tunggulpayung, Koramil 1612/Lelea, Serma Sumadi, mendampingi kegiatan pengecekan sekaligus penyelesaian lahan KDKMP (Kawasan Dapur dan Ketahanan Masyarakat Pangan) yang berlokasi di Blok Telaga Dua, Desa Tunggulpayung, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Minggu (21/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai dan berjalan dengan tertib serta aman.
Pengecekan lahan KDKMP ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan unsur terkait dalam memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas KDKMP. Program ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur masyarakat. Camat Lelea yang berhalangan hadir diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Lelea, Bapak Baman, S.Pd., beserta staf. Turut hadir Danramil 1612/Lelea Kapten Arm Suhermanto, Kapolsek Lelea AKP Heriyanto, S.H., Babinsa Tunggulpayung Serma Sumadi, MP Kecamatan Lelea Bapak Usheriyanto, Ketua BPD Desa Tunggulpayung Bapak Darsono beserta tim, Pengurus Koperasi Merah Putih Bapak Mustopa, serta perwakilan masyarakat Desa Tunggulpayung, Bapak Rosi.
Babinsa Serma Sumadi menjelaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan TNI AD terhadap program pemerintah desa dan kecamatan. Ia menegaskan, Babinsa memiliki peran penting dalam membantu penyelesaian permasalahan di wilayah binaan melalui pendekatan musyawarah dan mufakat.
“Kegiatan hari ini bertujuan untuk memastikan kejelasan status lahan KDKMP sekaligus mencari solusi bersama atas permasalahan yang ada, sehingga ke depan pembangunan dapat berjalan tanpa kendala,” ujar Serma Sumadi.
Adapun inti kegiatan yang dilaksanakan diawali dengan musyawarah terkait keberadaan dua unit bangunan rumah yang berada di atas lahan KDKMP. Musyawarah dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh pihak terkait, baik unsur pemerintah, aparat keamanan, maupun perwakilan masyarakat. Dalam forum tersebut, seluruh peserta menyampaikan pandangan dan masukan guna mencari solusi terbaik yang tidak merugikan pihak mana pun.
Setelah musyawarah, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan langsung ke lokasi lahan KDKMP yang berada di Blok Telaga Dua, Desa Tunggulpayung. Pengecekan dilakukan untuk memastikan batas-batas lahan serta kondisi riil di lapangan. Lokasi lahan tercatat pada titik koordinat Co. -6.530949°, 108.218045°.
Selanjutnya, tim gabungan melaksanakan pengukuran lahan KDKMP. Berdasarkan hasil pengukuran, luas lahan mencapai kurang lebih 1.020 meter persegi dengan panjang sekitar 30 meter dan lebar 34 meter. Dari hasil pengecekan dan pengukuran tersebut, disimpulkan bahwa lahan masuk dalam kategori layak dan siap untuk dibangun fasilitas KDKMP sesuai dengan peruntukannya.
Danramil 1612/Lelea Kapten Arm Suhermanto menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung program strategis yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan.
“Dengan adanya komunikasi yang baik dan musyawarah seperti ini, setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan konstruktif. TNI akan terus mendukung program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Kapten Suhermanto.
Kapolsek Lelea AKP Heriyanto, S.H., juga menegaskan bahwa Polri siap mendukung pengamanan serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan tetap kondusif. Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialogis menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan pengecekan dan penyelesaian lahan KDKMP di Desa Tunggulpayung berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat menyambut baik hasil musyawarah dan berharap pembangunan KDKMP dapat segera direalisasikan untuk mendukung kebutuhan pangan serta pemberdayaan ekonomi desa.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan warga.










