Kistoday – Di tengah gempuran budaya asing dan lupa sejarah yang semakin menjadi, sebuah peristiwa bersejarah terjadi kemarin sore: Komandan Korem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, memasuki halaman Keraton Kacerbonan bukan membawa senjata, melainkan membawa janji suci TNI untuk menjadi benteng terakhir penjaga warisan leluhur Cirebon yang nyaris tenggelam dalam waktu.

Acara bertajuk Cherbon Golden Heritage ini menjadi panggung silaturahmi budaya yang hangat, dihelat di Gedung Kepatihan Keraton Kacerbonan, Jl. Pulasaren No.49, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan. Dipimpin oleh PH Tomi Iplapudin Dendrabrata, S.Pd., M.M., selaku Pangeran Patih Keraton Kacerbonan,

kegiatan ini menyambut rombongan dari Korem 063/SGJ yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting dari kedua belah pihak, termasuk Dandim 0614/Kota Cirebon, Kasiops Korem 063/SGJ, serta Pjs. Pasiter Korem 063/SGJ. Dari pihak keraton, kehadiran P. Iyan Ariffudin Dendrabrata, S.H., sebagai Kepala Unit Cagar Budaya Keraton Kacerbonan, menambah bobot kegiatan ini sebagai jembatan antara masa lalu dan masa kini.

Rombongan dari Korem 063/SGJ tak hanya menjadi tamu, melainkan peserta aktif yang diajak menyelami kekayaan artefak sejarah. Mereka berkesempatan menyaksikan langsung berbagai peninggalan leluhur, mulai dari peralatan upacara adat hingga dokumen kuno yang menyimpan cerita panjang peradaban Cirebon, seolah membuka kotak harta karun yang selama ini tersembunyi dari mata publik.

Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, dalam sambutannya, tak ragu menyampaikan rasa kagumnya terhadap warisan budaya yang dijaga ketat oleh keraton. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk mempertahankan identitas lokal di tengah arus globalisasi yang deras. Ujarnya Jumat 12 Desember 2025

“Kita harus ingat, budaya adalah akar bangsa. Silaturahmi ini memperkuat hubungan kami dengan Keraton Kacerbonan, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda agar tidak melupakan nilai-nilai historis yang membentuk kita hari ini,” kata Danrem dengan nada penuh semangat, disambut tepuk tangan para hadirin.

Pangeran Patih Keraton Kacerbonan, PH Tomi Iplapudin Dendrabrata, juga berbagi pandangan serupa. Ia menjelaskan bahwa Cherbon Golden Heritage dirancang untuk membuka akses lebih luas bagi masyarakat, termasuk institusi militer, agar bersama-sama menjaga kelestarian cagar budaya yang menjadi kebanggaan Cirebon.

Latar belakang acara ini tak lepas dari kekhawatiran atas pudarnya minat generasi muda terhadap sejarah lokal. Keraton Kacerbonan, sebagai salah satu pusat budaya di Jawa Barat, sering kali berjuang sendirian dalam pemeliharaan artefak, dan keterlibatan Korem 063/SGJ diharapkan menjadi katalisator perubahan positif.

Melalui sinergi ini, kedua pihak berharap dapat menggelar lebih banyak program bersama, seperti workshop budaya untuk prajurit atau tur virtual bagi masyarakat luas, guna memperluas dampak pelestarian warisan leluhur hingga ke tingkat nasional.

Akhirnya, kegiatan Cherbon Golden Heritage tak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta, tapi juga pesan kuat bagi seluruh warga Cirebon: bahwa persatuan antara kekuatan modern dan tradisi kuno adalah kunci untuk menjaga harta karun bangsa agar tetap bersinar di masa depan.***

Editor: B.Syanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *