Kistoday — Peran aktif TNI Angkatan Darat dalam mendukung sektor pertanian kembali ditunjukkan di Kabupaten Indramayu. Kamis (5/2/2026), Babinsa Desa Sliyeg Sertu Edi Chaerudin melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian penanaman padi di areal persawahan Blok Ranca, Desa Sliyeg, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan pendampingan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa terjun langsung ke sawah mendampingi proses penanaman padi bersama petani setempat. Pendampingan ini dilakukan sebagai upaya memastikan proses tanam berjalan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan teknik budidaya yang dianjurkan.

Babinsa Desa Sliyeg Sertu Edi Chaerudin menyampaikan bahwa pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi serta membantu mengatasi kendala yang dihadapi petani di lapangan. “Kami hadir untuk mendampingi petani sejak tahap awal, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan. Tujuannya agar hasil panen bisa maksimal,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Edi Chaerudin mendampingi Bapak Udin, petani pemilik lahan di Blok Ranca Desa Sliyeg. Penanaman padi dilakukan secara manual dengan memperhatikan jarak tanam dan kondisi lahan, guna mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal. Kehadiran Babinsa di lokasi juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan petani terkait kondisi pertanian dan tantangan yang dihadapi selama musim tanam.

Pendampingan penanaman padi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendorong kesejahteraan petani. Indramayu sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan. Oleh karena itu, keberhasilan proses tanam di tingkat desa menjadi faktor penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Sertu Edi Chaerudin menambahkan bahwa keterlibatan TNI dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan petani semakin percaya diri dan mampu meningkatkan hasil produksi. “Ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari kerja sama semua pihak. TNI siap mendukung petani agar tetap produktif,” tegasnya.

Petani setempat menyambut baik kegiatan tersebut. Bapak Udin mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga semangat dalam menjalani musim tanam. Menurutnya, pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian seperti cuaca dan ketersediaan sarana produksi.

Kegiatan pendampingan pertanian di Desa Sliyeg ini sejalan dengan upaya Koramil di wilayah Kodim 0616/Indramayu dalam mengoptimalkan peran Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial. Babinsa diharapkan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya petani, untuk memberikan pendampingan dan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Proses penanaman padi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan kepada pimpinan.

Melalui kegiatan ini, TNI kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Pendampingan penanaman padi di Desa Sliyeg diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil panen serta memperkuat ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *