Kistoday  – Menjelang masuknya musim tanam rendeng, Babinsa Desa Majasari Koramil setempat, Serma Sarwika, melaksanakan kegiatan pengecekan saluran irigasi di Blok Gempol, Desa Sliyeg Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (21/12/2025) pagi. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur pertanian guna mendukung kelancaran pengairan sawah milik petani.

Pengecekan saluran irigasi dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 09.30 WIB. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial bidang sosial budaya (Sosbud) yang rutin dilakukan Babinsa dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat desa.

Babinsa Serma Sarwika menyampaikan bahwa saluran irigasi memegang peranan vital dalam keberhasilan musim tanam rendeng. Oleh karena itu, pengecekan secara langsung di lapangan sangat penting untuk mengetahui kondisi aktual saluran air, sekaligus mendengar aspirasi dan keluhan para pemangku kepentingan di desa.

“Memasuki musim rendeng, kebutuhan air untuk sawah akan meningkat. Jika saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik, maka akan berdampak langsung pada hasil pertanian. Kegiatan ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi agar distribusi air ke sawah petani tetap lancar,” ujar Serma Sarwika.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama perangkat desa melakukan peninjauan pada beberapa titik saluran irigasi di Blok Gempol. Dari hasil pengecekan, ditemukan adanya saluran yang posisinya relatif lebih tinggi dan membutuhkan pembenahan. Tanah di sekitar saluran perlu dinaikkan dan dirapikan agar aliran air tidak tersumbat serta dapat mengalir dengan baik menuju area persawahan warga.

Selain membahas kondisi teknis saluran irigasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum komunikasi sosial antara Babinsa, perangkat desa, dan perwakilan warga. Sejumlah poin penting dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya kesiapan petani dalam menghadapi musim tanam rendeng, mulai dari pengolahan lahan, ketersediaan air, hingga koordinasi antarpetani.

Babinsa Serma Sarwika juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga Desa Sliyeg Lor. Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh faktor alam dan infrastruktur, tetapi juga oleh kebersamaan dan kerja sama masyarakat.

“Kerukunan itu modal utama. Kalau masyarakat rukun, setiap persoalan bisa diselesaikan dengan musyawarah. Baik itu masalah irigasi, pertanian, maupun keamanan lingkungan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak warga untuk kembali mengaktifkan pos ronda di lingkungan desa. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab pamong desa atau aparat keamanan semata, melainkan tanggung jawab seluruh warga masyarakat.

“Pos ronda perlu diaktifkan kembali. Keamanan desa adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan ronda malam, kita bisa mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” imbuhnya.

Selain isu keamanan, perhatian juga diarahkan pada kebersihan lingkungan. Babinsa mengingatkan warga agar menjaga kebersihan, terutama membersihkan genangan air dan lingkungan sekitar rumah, guna mencegah berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah.

Kegiatan pengecekan saluran irigasi ini turut dihadiri oleh Lurah Sliyeg Lor, Bapak Rendi, serta Bapak Suwendi selaku Raksabumi 2 Desa Sliyeg Lor. Kehadiran unsur pemerintahan desa menunjukkan adanya sinergi yang baik antara TNI dan aparat desa dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Lurah Sliyeg Lor, Bapak Rendi, mengapresiasi peran aktif Babinsa yang selalu hadir dan peduli terhadap permasalahan di tengah masyarakat. Ia berharap hasil pengecekan ini dapat segera ditindaklanjuti secara gotong royong oleh warga dan perangkat desa.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan Babinsa. Masukan-masukan yang disampaikan sangat positif, baik untuk pertanian, keamanan, maupun kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kegiatan pengecekan saluran irigasi di Blok Gempol Desa Sliyeg Lor berjalan dengan lancar dan aman. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapan petani menghadapi musim rendeng semakin optimal, saluran irigasi berfungsi dengan baik, serta tercipta lingkungan desa yang rukun, aman, dan sehat di wilayah Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *