Kistoday – Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Serda Hasan A P., melaksanakan kegiatan pemantauan harga kebutuhan pokok atau sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Selasa (3/2/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya TNI AD dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Pemantauan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan menyasar sejumlah kios dan toko sembako yang berada di desa-desa binaan wilayah Kecamatan Haurgeulis. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turun langsung ke lapangan untuk mengecek harga jual berbagai komoditas penting yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.

Serda Hasan A P. menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan harga sembako ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga di tingkat pedagang serta memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara Babinsa dengan para pedagang dan warga setempat guna menyerap informasi serta keluhan yang ada di lapangan.

“Pemantauan harga sembako ini rutin kami lakukan untuk mengetahui kondisi riil di pasar dan kios-kios sembako. Dengan begitu, apabila terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan, dapat segera dilaporkan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ujar Serda Hasan A P. di sela-sela kegiatan.

Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah komoditas menunjukkan adanya perubahan harga. Untuk beras medium, yang sebelumnya dijual dengan harga Rp13.200 per kilogram, mengalami penurunan menjadi Rp13.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng tercatat stabil di angka Rp17.000 per kilogram, begitu pula dengan jagung yang tetap dijual Rp13.000 per kilogram.

Harga kedelai lokal juga terpantau stabil di angka Rp10.000 per kilogram. Namun, berbeda dengan gula pasir yang mengalami kenaikan harga dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram. Kenaikan ini menurut para pedagang dipengaruhi oleh pasokan yang mulai berkurang dari distributor.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah mengalami penurunan cukup signifikan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang putih terpantau tetap stabil di kisaran Rp40.000 per kilogram. Penurunan harga bawang merah disambut baik oleh masyarakat, mengingat komoditas tersebut menjadi salah satu bahan utama dalam kebutuhan rumah tangga.

Sementara itu, harga telur ayam tercatat mengalami kenaikan dan saat ini dijual dengan harga Rp32.000 per kilogram. Untuk daging sapi, harga masih stabil di angka Rp140.000 per kilogram. Adapun daging ayam mengalami penurunan harga dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Para pedagang menyebutkan bahwa fluktuasi harga sebagian besar dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan dari distributor serta kondisi cuaca yang berdampak pada distribusi barang. Meski demikian, secara umum harga sembako di wilayah Haurgeulis masih tergolong relatif stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kelangkaan barang maupun gejolak harga yang berpotensi meresahkan warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga mendapat respons positif dari para pedagang dan pembeli.

Dengan adanya pemantauan rutin seperti ini, diharapkan stabilitas harga sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis dapat terus terjaga. Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait demi menjaga ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *