Kistoday – Tradisi adat Sedekah Bumi kembali digelar oleh masyarakat Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, sebagai wujud rasa syukur atas limpahan rezeki dan keselamatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan adat desa tersebut berlangsung pada Rabu (17/12/2025) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kantor Balai Desa Tugu Kidul.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Tugu Kidul dari Koramil 1607/Sliyeg, Serka Dadan Wahyudin, turut hadir dan berbaur bersama pemerintah desa serta masyarakat. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat binaan.

Acara Sedekah Bumi dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Kuwu Desa Tugu Kidul, Sufyanto, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tugu Kidul, Alan Fudri, S.Gr, pamong desa, ketua karang taruna, tokoh masyarakat, serta sekitar 100 orang warga Desa Tugu Kidul. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak kental sepanjang kegiatan berlangsung.

Kuwu Desa Tugu Kidul, Sufyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi turun-temurun yang terus dijaga oleh masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi dan kehidupan yang telah diberikan. Menurutnya, tradisi ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan dan kebersamaan warga desa.

“Sedekah Bumi bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Melalui kegiatan ini, kita berharap Desa Tugu Kidul senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah,” ujar Sufyanto.

Serka Dadan Wahyudin menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kearifan lokal dan adat istiadat masyarakat. Ia menegaskan bahwa Babinsa memiliki peran penting dalam membangun kedekatan dengan warga serta menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan sosial dan budaya.

“Kegiatan Sedekah Bumi ini sangat positif. Selain melestarikan budaya leluhur, juga memperkuat hubungan antara masyarakat dengan aparat pemerintah dan TNI. Kami berharap tradisi seperti ini terus dilestarikan sebagai identitas budaya bangsa,” ungkap Serka Dadan.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan, komunikasi antara Babinsa dan warga dapat terjalin dengan lebih baik. Hal ini dinilai penting untuk mendukung tugas pembinaan teritorial, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketahanan sosial masyarakat desa.

Sedekah Bumi di Desa Tugu Kidul dikemas sebagai kegiatan rutin tahunan yang sarat dengan nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya. Selain doa bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang berkumpulnya masyarakat lintas generasi, mulai dari tokoh adat hingga pemuda desa, untuk saling berbagi dan memperkuat rasa kebersamaan.

Masyarakat Desa Tugu Kidul menyambut baik kehadiran Babinsa dan unsur pemerintah desa dalam acara tersebut. Mereka berharap sinergi yang terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai. Melalui pelaksanaan Sedekah Bumi ini, masyarakat Desa Tugu Kidul tidak hanya mengekspresikan rasa syukur kepada Sang Pencipta, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga harmoni sosial, melestarikan adat istiadat, serta memperkuat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Tradisi Sedekah Bumi di Desa Tugu Kidul menjadi bukti bahwa kearifan lokal tetap relevan dan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, religius, dan berbudaya di Kabupaten Indramayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *