Kistoday – Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, menjadi lokasi kegiatan penting menjelang musim hujan. Pada Jumat, 5 Desember 2025, dibuka secara resmi pintu intake Waduk Cipancuh untuk memastikan ketersediaan air bagi area pertanian di wilayah kerja Sub Seksi Cipancuh.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 09.10 WIB dengan situasi aman dan tertib. Pembukaan pintu intake ini menjadi langkah awal persiapan menghadapi musim rendeng MT-1 agar irigasi di wilayah pertanian tetap lancar.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari berbagai unsur, termasuk Asisten Manager Operasional Patrol yang diwakili Bapak Sandi, serta Camat Haurgeulis melalui Sekretaris Camat, Nanang Fauzi, M.AP. Kehadiran pejabat ini menegaskan koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan sumber daya air.
Camat Gantar juga diwakili oleh MP Kecamatan Gantar, Bapak Ade Tarja. Koordinasi antara pihak kecamatan, pengelola waduk, dan aparat wilayah menjadi kunci suksesnya pembukaan pintu intake agar air dapat mengalir sesuai kebutuhan pertanian.
Dari unsur TNI, kegiatan ini dihadiri oleh Babinsa Desa Situraja, Sertu Ade Widarya, yang bertugas mengawal jalannya pembukaan pintu intake. Kehadiran Babinsa memastikan seluruh prosedur dilakukan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Ketua Forum Komunikasi Waduk (FKW) Cipancuh, Bapak Ucok, juga hadir untuk memantau jalannya pembukaan intake. Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini untuk menghadapi musim hujan agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan air yang dapat merugikan petani.
Raksabumi dari Kecamatan Haurgeulis turut mengikuti kegiatan ini untuk memastikan kondisi waduk dan aliran air sesuai standar operasional. Monitoring ini dilakukan secara menyeluruh, mencakup debit air, kondisi pintu intake, dan kesiapan sarana pendukung lainnya.
Pembukaan pintu intake Waduk Cipancuh dilaksanakan secara bertahap dan terkendali. Babinsa Sertu Ade Widarya aktif membantu pengawasan di lokasi agar setiap tahap berjalan sesuai prosedur keselamatan dan teknis operasional.
Para petani di sekitar Desa Situraja menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap pembukaan pintu intake dapat menjaga ketersediaan air di lahan pertanian selama musim rendeng sehingga hasil panen dapat maksimal.
Kegiatan resmi ditutup pada pukul 09.10 WIB. Seluruh pihak, termasuk aparat TNI, petugas pengelola waduk, dan unsur pemerintah daerah, menyatakan kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Langkah ini diharapkan menjadi awal musim rendeng yang produktif bagi wilayah pertanian Indramayu.***










