Kistoday – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan aparat TNI di wilayah. Babinsa Koramil 1612/Lelea, Koptu Warmin, melaksanakan kegiatan pemantauan data harga-harga kebutuhan pokok (sembako) di wilayah Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di awal tahun 2026.

Pemantauan harga sembako tersebut dilaksanakan pada Jumat, 2 Januari 2026, mulai pukul 09.40 WIB hingga selesai. Dalam kegiatan ini, Koptu Warmin turun langsung ke lapangan untuk mengecek perkembangan harga di sejumlah kios, toko sembako, dan pedagang di wilayah Kecamatan Lelea.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di wilayah Lelea relatif stabil, meskipun terdapat perbedaan harga antara penjualan eceran dan grosir. Untuk komoditas beras medium, harga eceran berada di angka Rp13.000 per kilogram, sedangkan harga grosir Rp12.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng tercatat Rp18.000 per kilogram untuk eceran dan Rp17.500 per kilogram untuk grosir.

Pada komoditas bawang merah, harga dibedakan berdasarkan kualitas. Bawang merah bentuk super dijual dengan harga Rp38.000 per kilogram (eceran) dan Rp35.000 per kilogram (grosir). Sedangkan bawang merah bentuk sedang berada di kisaran Rp32.000 per kilogram (eceran) dan Rp30.000 per kilogram (grosir). Untuk bawang putih, harga eceran tercatat Rp38.000 per kilogram, sementara grosir Rp36.000 per kilogram.

Harga telur ayam terpantau Rp30.000 per kilogram untuk eceran dan Rp29.500 per kilogram untuk grosir. Sementara itu, gula pasir dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram (eceran) dan Rp17.300 per kilogram (grosir). Untuk gula batu, harga eceran Rp18.000 per kilogram dan grosir Rp17.800 per kilogram.

Komoditas lainnya seperti garam relatif terjangkau, yakni Rp4.000 per kilogram untuk eceran dan Rp3.500 per kilogram untuk grosir. Harga susu kaleng bervariasi, dengan merek Omela dijual Rp14.000 per kaleng, sementara merek Bendera Rp17.000 per kaleng.

Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp130.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam broiler dijual dengan harga Rp38.000 per kilogram untuk eceran dan Rp35.000 per kilogram untuk grosir. Sementara itu, harga gas elpiji 3 kilogram berada di angka Rp19.000 (eceran) dan Rp18.000 (grosir).

Komoditas kedelai dijual dengan harga Rp14.000 per kilogram untuk eceran dan Rp12.000 per kilogram untuk grosir. Sedangkan jagung tercatat Rp11.000 per kilogram (eceran) dan Rp10.000 per kilogram (grosir).

Koptu Warmin menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan harga sembako di wilayah binaan serta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat. Hasil pemantauan ini akan dilaporkan secara berjenjang kepada komando atas sebagai bahan evaluasi dan koordinasi dengan instansi terkait.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak terjadi kelangkaan barang. Jika ditemukan kenaikan yang tidak wajar, akan segera dilaporkan,” ujar Koptu Warmin.

Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Lelea terpantau aman, tertib, dan lancar. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada Komando Atas.

Melalui kegiatan ini, TNI AD kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Editor: B.Syanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *